Semua rumah di Yukari Sawangan menggunakan IG Strong Concrete Block. Ini adalah Concrete Block yang dikembangkan oleh Iida Group Holdings Co, Ltd. Dibuat dari semen, pasir, agregat dan diproduksi dengan mesin khusus tanpa menimbulkan panas. Keunggulan CB ini diproduksi dengan metode 25% lebih cepat dari metode yang sudah ada di Jepang, sehingga memiliki ketahanan terhadap gempa dan angin. Selain itu juga memiliki daya tahan 3 kali lebih lama sebagai struktur dinding dibandingkan dengan produk yang sudah ada sebelumnya, seperti bata merah, cisangkan, batako dan hebel. Selain itu, produk ini juga mudah dalam pemasangannya karena menggunakan “inlay fitting function”, dimana setiap orang dapat dengan mudah mengatur posisi dan menumpuk balok ke atas. Produk ini telah mendapatkan sertifikat SNI dan kami memproduksi produk kami di bawah ISO 9001 (Sistem Manajemen Mutu) Bersertifikat.
At vero eos et accusamus et iusto odio dignissi
At vero eos et accusamus et iusto odio dignissi
At vero eos et accusamus et iusto odio dignissi
At vero eos et accusamus et iusto odio dignissi
PERBANDINGAN KEKUATAN DARI BLOK YANG DIPAKAI
Concrete Block Original dari IIDA Group tercatat tiga kali lebih kuat dalam hal pengujian kompresi dibandingkan dengan Hebel, 4.8 lebih kuat daripada bata merah dan 8 kali lebih kuat daripada Batako.




PERBANDINGAN KEKUATAN DARI BLOK YANG DIPAKAI
Penguncian blok atas dengan blok bawah ketika disambungkan secara signifikan dapat meningkatkan resistansi terhadap osilasi (guncangan) lateral.
Apabila dibandingkan dengan dinding CB standar yang tanpa penyambungan, kapasitas struktural dari metode IG Strong Construction kira-kira tiga kali lebih tinggi terhadap gaya pada arah muka dinding, yang membuktikan ketahanan seismik dan keamanan struktural dari metode IG Strong Construction pada uji seismik skala penuh. Metode ini juga memudahkan pekerjaan guna memastikan kualitas konstruksi yang tinggi tanpa perlu melibatkan teknisi ahli.
Uji guncangan skala penuh telah dilakukan pada tanggal 8 dan 9 Agustus 2017 di Fasilitas Uji Guncangan Institut Riset Nasional Teknik Sipil (Tsukuba, Ibaraki), dimana bangunan yang dibangun dengan metode IG Strong Construction digoyangkan dengan intensitas seismik terukur sebesar 6-7 SR untuk mendemonstrasikan bahwa bangunan yang dibangun dengan metode IG Strong Construction tidak akan goyah meskipun dengan intensitas 7 SR.
Peningkatan daya resistensi seismik karena jumlah rangka baja yang sangat besar
Berbeda dengan metode konstruksi konvensional yang menggunakan Batako dan Bata Merah di Indonesia, di mana rangka baja hanya digunakan pada bagian tiang kolom dan bukan pada bagian dinding, metode konstruksi Strong CG menggunakan rangka baja secara vertikal dan horizontal pada seluruh bagian struktur bangunan, dimana penggunaan rangka baja dengan jumlah yang sangat besar membuktikan adanya peningkatan ketahanan gempa yang signifikan.